Senin, 26 Maret 2018

Mitsubishi Mirage

Mitsubishi Mirage


Overview

Pasar di segmen kendaraan city car 1,2-liter sempat tumbuh pesat namun kembali menurun pasca ‘booming’-nya mobil-mobil Low Cost Green Car. Gempuran mobil-mobil LCGC yang seharga Rp 100 hingga 150 juta sedikit banyak menggerus penjualan city car 1,2-liter yang berada di rentang Rp 150 juta keatas. Padahal apa yang ditawarkan oleh city car di segmen ini sangatlah berbeda jika dibandingkan dengan LCGC. Terutama dalam hal build quality, material yang digunakan dan finishing perakitan yang jelas lebih unggul daripada LCGC.
Oleh karena itu para pemain di segmen city car 1,2-liter saling berbenah diri, dengan melakukan berbagai perbaikan dan peningkatan fitur untuk kembali menghidupkan kembali pasar yang berpotensi ini. Honda Brio telah dulu melakukan facelift saat tampil di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 lalu. Strategi Honda berubah dengan menghadirkan varian RS sebagai tipe tertinggi diluar versi LCGC Brio Satya. Kemudian bulan Juli 2016, Mitsubishi memperkenalkan New Mirage yang mengalami ubahan pada sisi eksterior dan berbagai fitur baru. Proses pemasarannya baru dimulai bulan Oktober setelah menghabiskan unit Mirage stok lama.
Nama Mirage sempat dibekukan pada tahun 2003 yang digantikan dengan Mitsubishi Colt. Lalu tahun 2012 Mirage dihidupkan kembali seiring habisnya lifecycle Colt. Berbeda dengan Colt, Mirage diposisikan dalam kelas yang justru lebih kecil yaitu di kelas small hatchback. Tidak seperti Colt yang sekelas Honda Jazz, Suzuki Swift, dan Toyota Yaris. Bahkan Mirage generasi awal merupakan sebuah sedan dan hatchback yang tak lain Mitsubishi Lancer dengan emblem nama berbeda.
Mitsubishi Mirage yang kita kenal sekarang ini merupakan Mirage generasi keenam. Ditenagai mesin 3-silinder 1,2-liter, berarti Mirage masuk dalam teritori Nissan March, Suzuki Splash, Honda Brio, Chevrolet Spark, maupun Daihatsu Sirion.
Tentu bukan hal mudah untuk menantang penghuni pasar yang telah lebih dulu hadir. Mirage harus memiliki competitive advantage tinggi jika tidak ingin kalah bersaing dengan lainnya. Fitur menjadi salah satu andalan yang paling bisa dirasakan. Mirage menjadi yang pertama di segmennya yang menerapkan transmisi CVT, start/stop engine button dan auto air conditioning. Bodinya yang kompak memberikan radius putar sangat kecil hanya 4,4 meter. Bobot pun menjadi yang teringan dengan 860 kg, lebih ringan 160 kg dari Colt yang digantikan. Keahlian desainer merancang bodi berhasil menghasilkan coeficient drag (cd) 0,27 yang setara sebuah sport car.
Keamanan penumpang tetap terjaga berkat RISE (Reinforced Impact Safety Evolution) untuk menyerap tumbukan namun tetap ringan.Mirage juga dilengkapi dengan baja berkualitas tinggi pada bagian bodi dan sasisnya, membuat bobotnya sangat ringan antara 835-860 kg saja.
Untuk varian exceed dan GLS sudah menggunakan pelek berukuran 15-inci dengan desain two-tone krom dan hitam seperti model pelek masa kini. Sementara varian terendah GLX tetap dengan pelek ukuran 14-inci. Secara garis besar, desain New Mirage lebih terlihat mewah dan elegan ketimbang model sebelumnya yang tampil sporti berjiwa muda.
New Mirage hanya merupakan penyegaran pada Mirage model sebelumnya dan tidak menyentuh sektor mekanis yang mendasar. Perubahan pada desain eksterior mengubah image Mirage dari kesan berjiwa muda nan sporty menjadi lebih dewasa dan elegan. Perubahan tersebut terlihat dari banyak penggunaan aksen krom terutama di fascia depan. Warna bodi cerah seperti kuning dan hijau pun dihilangkan dan berganti warna baru Wine Red yang cenderung gelap. Pelek model krom dan hitam pun menambah kesan mewah tersebut.
Mirage bukanlah city car yang paling menyuguhkan akomodasi terbaik. Walau berdimensi kompak, kabin Mirage tergolong memadai untuk lima penumpang dewasa ditambah barang bawaan banyak. Sekarang, kenyamanan untuk penumpang belakang lebih ditingkatkan dengan penambahan tiga headrest sekaligus. Sayang varian terendah GLX tidak mendapatkan fitur yang seharusnya sudah standar di mobil seharga Rp 171,5 juta.
Impresi berkendara tetap sama dengan suspensi yang memang lebih keras sedikit. Suspensi terbilang lembut dan nyaman namun limbung saat diajak bermanuver di kecepatan tinggi. Mesin 3-silinder 1,2-liter melebihi ekpektasi dari sebuah mesin kecil. Penghantaran tenaga tergolong buas dan siap meladeni mobil dengan mesin lebih besar. Pilihan dua transmisi dapat diseusaikan dengan karakter berkendara Anda dan sama-sama menghasilkan efisiensi bahan bakar tinggi. Secara garis besar tidak ada perubahan pada impresi berkendara. Tetaplah menjadi salah satu pilihan city car yang tepat sebagai kendaraan harian di perkotaan.

Interior & Fitur

Kabin tidak mengalami banyak ubahan dari Mirage model sebelumnya. Di tipe Exceed tetap dengan nuansa two-tone antara hitam dan putih sehingga terlihat tidak terlalu monoton. Penunjang sentuhan mewah berasal dari material plastik dengan warna piano black di center stack dan lingkar kemudi. Selain itu balutan kulit terdapat di setir dan taus transmisi.
Posisi duduk lebih dapat dikatakan nyaman ketimbang sporty. Ada pengatur ketinggian kursi untuk memudahkan pengemudi berbagai postur. Pencarian posisi mengemudi yang tepat dapat diatur dengan memaju-mundurkan kursi dan ketinggan setir tanpa pengaturan jangkauan. Kursi pengemudi tergolong nyaman karena bukan tipe semi-bucket yang memeluk area badan bagian samping. Sementara jangkauan tangan untuk meraih seluruh tombol fungsi tidak ada masalah berarti.
Ubahan paling penting terdapat pada kabin untuk penumpang belakang. Kini varian Exceed dan GLS telah dilengkapi headrest yang tentunya membuat nyaman untuk diduduki penumpang. Tidak hanya dua, penumpang yang duduk di tengah pun mendapat headrest tersendiri. Sayangnya tipe terendah GLX belum dilengkapi fitur penting semacam ini. Beruntung legroom dan headroom masih tergolong memadai untuk penumpang setinggi 180 cm sekalipun. Selain itu jok belakang kini dapat dilipat dengan konfigurasi 60:40, sehingga membuat fleksibilitas ruang lebih tinggi untuk menambah kapasitas ruang kargo.
Fitur di interior masih menjadi yang terlengkap dikelasnya. Sebut saja full auto air conditioner, sistem audio berkualitas yang menyatu dengan dashboard, tombol start/stop engine, inteligent key dan sistem keamanan dual airbag beserta rem ABS+EBD, audio steering switch dan ISO-fix. Desain cluster meter juga baru lengkap dengan Multi-Information Display dan terdapat indikator Eco untuk memastikan mengemudi dalam kondisi efisien.

Eksterior

Mitsubishi New Mirage terlihat lebih sporty dan agresif dari model sebelumnya. Desain grille terbaru dipadukan dengan aksen krom di sekelilingnya dan pada bagian tengahnya menempel emblem perusahaan. Rumah foglamp baru menyatu dengan air dam yand dibubuhi bezel krom membentuk huruf X. Kap mesin tampak lebih berotot berkat hood doom ditengah-tengah.
Spoiler dan lampu belakang tampak tak berubah tidak seperti Mirage versi luar yang telah menganut lampu LED. Tampilan baru berasal dari bemper denga dua reflektor persegi pipih yang terhubung melalui satu tarikan garis. Warna baru Wine Red Pearl tersedia, menggantikan warna Lime Yellow dan Green. Dilihat secara keseluruhan, desain eksterior yang sekarang tidak kalah keren dibandingkan hatchback dengan harga yang lebih mahal.
Desain Mirage terbaru dibuat dengan tujuan agar lebih efisiensi dalam hal bahan bakar. Bumper depan mempunyai lipatan yang dipahat agar aliran udara lebih halus. Air dam depan dan belakang diperbaiki untuk mengurangi resistensi drag. Bentuk bumper belakang diubah untuk aliran udara yang lebih baik, sedangkan posisi spoiler belakang telah diubah untuk mengurangi daya angkat.
Perangkat tambahan aero tersebut membantu Mirage mendapatkan coefficient of drag rendah hanya 0,27 (Cd). Bahkan lebih baik dari Mitsubishi Evolution X yang 0.34. Bodi Mirage yang kompak bagai pedang tajam yang menyayat angin membantu mengurangi gesekan, sehingga lebih stabil dan kinerja mesin semakin efisien.

Pengendalian & Pengendaraan

Bodi cepat sekali limbung menandakan bantingan suspensi empuk. Menjadi nilai lebih saat dipakai dalam perkotaan, karena lebih nyaman untuk melibas beragam permukaan jalan. Suspensi New Mirage ternyata mengalami sedikit pembenahan dengan sedikit dikeraskan. Alhasil ada gejala memantul walau tidak terlampau banyak. Rasa kemudi tipikal mobil kecil lainnya, ringan dan pastinya ‘polos’ karena menganut Electronic Power Steering (EPS). Bicara kelincahan jangan pernah ragukan. Reaksi kemudi cepat dan sigap saat berzig-zag membelah kemacetan, karakteristik khas Mitsubishi.

Mesin & Konsumsi BBM

Mitsubishi berusaha menyuguhkan nilai terbaik dalam mewujudkan teknologi dalam efisiensi bahan bakar. Melalui mesin 3-silinder 1,2-liter DOHC 12-valve dengan teknologi MIVEC, mampu menghasilkan tenaga 76 hp dan torsi 100 Nm yang terbilang sangat cukup untuk pemakaian perkotaan. Seluruh tenaga dan torsi tersalur halus dan efektif melalui transmisi CVT atau transmisi manual 5-speed menuju roda depan.
Seperti halnya mesin dengan kapasitas mesin kecil, kerap kali terjadi kekosongan tenaga di putaran mesin rendah. Namun karakter 3-silinder memang berbeda dengan 4-silinder. Meski torsi juga tergolong kecil, tapi sudah mulai terasa di rpm relatif rendah. Jika menggunakan transmisi manual akan terasa penyaluran torsi yang galak saat gigi pertama. Namun kurva tenaga terasa datar di rpm menengah dan mulai membuncah besar ketika menyentuh 4.000 rpm. Butuh pemilihan gigi yang tepat menjaga putaran mesin ketika menghadapi jalanan menanjak.
Transmisi CVT untuk varian Exceed dan GLS mengadopsi teknologi INVECS-III (Intelligent & Innovative Vehicle Electronic Control System). Sedikit terjadi gejala lag sebelum torsi 100 Nm menyembur keluar. Tak lain demi memberi kehalusan akselerasi dan perpindahan gigi halus. Tenaga mesin tertahan saat transmisi berada di posisi D dengan maksud efisiensi. Yang jelas penggunaan CVT sangat ideal untuk penggunaan harian dalam kota, karena kenyamanan, kehalusan dan membantu efisiensi bahan bakar. Putaran mesin selalu dijaga direntang paling efisien. Oleh karena di beberapa kompetisi irit bahan bakar yang dilaksanakan oleh KTB, Mirage CVT dapat lebih irit dibanding manual.
Transmisi manual 5-speed memang lebih menyenangkan bagi pengemudi yang antusias. Penghantaran torsi lebih linear dan akselerasi tiap tingkatan juga berlangsung cepat. Pengoperasiannya juga memudahkan berkat kopling ringan dan shifting presisi. Lebih mudah mengeksplorasi powerband mesin 3N92 yang unik di tiap rentang rasi gigi yang ada. Tenaga yang cukup kuat di putaran atas menciptakan rasa layaknya mobil sport dengan suara yang gahar dari saluran intake.

Pengereman

Mirage merupakan salah satu city car dengan fitur keselamatan terlengkap di kelasnya. Dual SRS airbag dan rem ABS+EBD sudah menjadi standar untuk varian Exceed. Sementara untuk GLS dan GLX belum mendapat ABS melainkan hanya dual airbag saja. Selebihnya seluruh penumpang diberikan sabuk keselamatan tiga titik dan khusus untuk pengemudi telah dilengkapi double pretensioner.
Dalam menjaga keselamatan pengemudi maupun penumpang di dalamnya tidak hanya bergantung pada fitur keselamatan pasif maupun aktif. Teknologi kerangka yang digunakan sebagai konstruksi dasar bodi dan sasis sangat berandil besar dalam perlindungan terhadap seluruh penumpang. New Mirage menerapkan struktur bodi Reinforced Impact Safety Evolution (RISE) yang mampu menyerap energi tumbukan dan memperkuat area-area penting.
Oleh sebab itu, New Mirage diganjar 4 bintang oleh lembaga pengujian keselamatan EuroNCAP, 5 bintang dari ANCAP (Australia), dan 4 bintang dari ASEAN NCAP. Meski New Mirage versi pasar lokal mengalami penurunan spesifikasi fitur keselamatan, tetap tergambar kualitas buatan yang tetap memperhatikan unsur keselamatan.

 Hubungi Segera Sales Mitsubishi Terbaik Rekomendasi Kami:

  • Hermawan
  • PT.Pajaraya Motor
  • Jl. Daan Mogot No.36  Tanah Tinggi Tangerang
  • Telp. 082111188900
  • Mail; mawan_star@yahoo.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar